
Nasional – Seorang pria berinisial S (60) dibekuk Kepolisian Resor Sumbawa, NTB, gara-gara menebas tetangga yang sedang panen di sawah. Akibat perbuatan S, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.
Korban dan pelaku sudah lama tak bertegur sapa, saat bertemu pada waktu panen di sawah, keduanya cekcok lalu terjadi pertengkaran hingga penebasan dengan parang.
Kapolsek Moyo Hilir Polres Sumbawa, IPTU Husni, saat dikonfirmasi Selasa (8/4/2025) membenarkan kasus tersebut.
“Benar. Telah terjadi tindak pidana penganiayaan dengan mengunakan sebilah parang yang dilakukan oleh pelaku mengakibatkan korban mengalami lebam pada bagian muka dan luka sobek di bagian lengan sebelah kiri,” kata Husni.
Disebutkan, penganiayaan dengan sajam tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 07 April 2025 sekitar pukul 14.30 Wita, berlokasi di sawah orong rea tepatnya di Rumah sawah Zainal Dusun Senampar, Desa Sabewe, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa.
Husni menjelaskan bahwa kronologi kasus berawal saat korban Sanafiah (40) bersama istrinya tengah bekerja mengangkat gabah di sawah.
Keduanya lalu hendak beristirahat di rumah sawah, namun saat itu sudah ada pelaku sedang duduk istirahat di rumah sawah tersebut.
“Pelaku dan korban sempat cekcok, kemudian saat itu juga pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban,” jelasnya.
Pelaku memukul korban dengan mengunakan tangan kosong mengepal yang mengenai bagian muka korban, selanjutnya pada saat itu juga pelaku mencabut parang yang ada dipinggangnya kemudian menebas korban dan mengenai bagian lengan kiri atas.
Kemudian pada saat itu istri korban berteriak meminta tolong sambil memanggil warga sekitar, hingga keduanya berhasil dipisahkan, korban kemudian langsung di bawa ke Puskesmas Moyo utara untuk dilakukan perawatan.
Sementara itu, pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian tersebut, terduga pelaku bersama barang bukti sebilah parang diserahkan ke Polsek Moyo Hilir untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
“Bahwa antara korban dan terduga pelaku merupakan tetangga, namun telah lama keduanya tidak bertegur sapa dikarenakan suatu permasalahan , sehingga diduga kuat hal tersebut yang memicu cekcok dan berujung penganiayaan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau agar menyerahkan seluruhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan hal-hal yang berujung kepada tindak pidana lainnya.